Benarkah Guru Profesional

Benarkah Guru Profesional
Semua Tenaga Pendidik Mendambakan Menjadi Guru Profesional :
Dengan di luncurkannya program sertifikasi bagi setiap guru di setiap jenjang pendidikan, menjadikan Sertifikasi Guru Profesional sebagai suatu idola yang di tunggu-tunggu bagaikan menunggu datangnya Wahyu.
Tidak sedikit guru yang berharap mendapat sertifikasi Guru Profesional melakukan hal-hal yang tidak profesional agar dirinya dapat mengikuti program Sertifikasi Guru baik melalui jalur penilaian Portofolio ataupun melalui program PLPG.
Hal-hal tidak profesional yang dilakukan diantaranya :
  1. Memanipulasi SK Mengajar
  2. Memanipulasi SK Guru Tetap
  3. Memanipulasi Masa Kerja
  4. Tidak Mengajar Bidang Study sesuai dengan disiplin Ilmu yang diampunya

Dan yang lebih parah ada yang sampai memanipulasi Ijazah (Memalsukan Ijazah)
Hal ini sangat bertentangan dengan Predikat yang ingin dicapai sebagai Guru Profesional. Setelah mengantongi Sertifikat sebagai Guru Profesional maka secara finansial seorang guru akan mendapatkan penghasilan 2X lebih besar dari pada apa yang didapat sebelumnya…..
Inilah yang membuat guru-guru tergiur dan berlomba-lomba agar segera menjadi Guru yang bersertifikasi, walaupun dalam Proses pembelajaran masih menggunakan metoda CBSA (Catat Buku Sampai Habis) dengan menggunakan teknologi ICT (Instruksi Catat Tinggal), hal ini tidak berubah walaupun sudah berpredikat Guru Profesional.
Apa yang salah dengan program ini….??? Siapa yang harus disalahkan dengan kejadian ini…????